Lewati ke konten utama

Agentic AI untuk bisnis

Apa yang berubah, dan cara memulainya

Untuk pemilik usaha dan eksekutif bisnis. Mulai dariCek Kesiapan Agentic AI, lalu lanjut sesuai kebutuhan.

← Kembali ke beranda

Yang berubah

Empat hal yang berubah bagi bisnis di era Agentic AI

Ilustrasi buatan AI: seorang eksekutif berdiri di antara agen AI berwujud robot yang bekerja di laptop masing-masing
Ilustrasi buatan AI: manusia mengarahkan, agen AI mengerjakan

Pekerjaan berulang bisa diserahkan ke agen AI

Menjawab pesan, mencatat, menindaklanjuti. Yang perlu diputuskan: mana yang diserahkan, mana yang tetap dipegang manusia.

Tata kelola dan regulasi makin menuntut

Agen AI yang bekerja atas nama usaha Anda perlu aturan, batas, dan catatan, termasuk kepatuhan pada regulasi Indonesia dan pelindungan data pribadi.

Pembeli mulai mencari lewat mesin AI

Calon pelanggan bertanya ke mesin AI, tidak hanya ke mesin pencari. Usaha yang jawabannya jelas dan mudah dikutip lebih mudah ditemukan.

Tim perlu dilatih bekerja bersama AI

Alat baru tidak otomatis menjadi hasil. Tim perlu belajar memberi tugas, memeriksa hasil, dan mengambil keputusan.

Ilustrasi seorang manusia dan robot SDR bekerja berdampingan di meja yang sama, masing-masing dengan laptopnya
SDM + SDR · satu meja

Robot mengerjakan. Manusia memutuskan.

SDM adalah sumber daya manusia. SDR adalah Sumber Daya Robot: agen AI yang mengerjakan pekerjaan rutin di samping tim Anda. Pelajari SDR ›

  • SDR (Sumber Daya Robot) Menjawab, mencatat, dan menindaklanjuti — 24 jam.
  • SDM Menegosiasi, memutuskan, dan menutup transaksi.
  • Anda Menentukan mana yang diserahkan, mana yang dipegang.
Putu Putrayasa memandu peserta pelatihan Daikin dalam sesi diskusi panel
Produk signature · Go To Market

Membawa produk Anda ke pasar. SDR membuka pintu, SDM menutup.

  1. 01

    SDR membuka pasar

    Menyapa, menyaring, dan menindaklanjuti calon pembeli di WhatsApp setiap hari.

  2. 02

    SDM menutup

    Tim Anda hanya masuk ke percakapan yang sudah panas: presentasi dan closing.

  3. 03

    Saya mendampingi

    Konsultasi + coaching & mentoring 6–12 bulan, sampai mesinnya jalan sendiri.

Untuk siapa

Empat pintu masuk, satu cara kerja

Putu Putrayasa berbicara di depan peserta pelatihan Daikin

Cara kerja

Diagnosis, desain, lalu pasang

Putu Putrayasa mendampingi peserta secara langsung

Langkah 1

Diagnosis

Cek kesiapan, peta Tangga Otomasi, dan kebocoran funnel.

Langkah 2

Desain

Pembagian kerja manusia dan agen AI, SOP, KPI manusia dan agen.

Langkah 3

Pasang + latih

Mesin (otomasi/web/AI) dan manusia (NLP: bicara, pimpin, jual, coaching).

Satu sistem

Empat kapabilitas, satu sistem